Blog Membahas Kata Kata, Fashion, Kecantikan, Hiburan, Kesehatan, Kuliner, Lifestyle, Elektronik, Olahraga, Otomotif, Family, Teknologi, Wisata dan Lain - Lain Yang Menarik Buat Dibaca

Mengapa Kram Sering Menyerang Saat Berenang?

Kram- terdengar jelas kalimat ini yang sering muncul di kalangan para orang. Terutama pada para atlet berenang. Sering juga terjadi kepada mereka para atlet berenang. Perlu Anda ketahui, kram sendiri merupakan suatu penyakit yang tak disangka-sangka bisa mengakibatkan atau menimbulkan rasa sakit yang sangat luar biasa.


Meskipun kondisi penyakitnya biasa dan tidak terlalu parah, tetap saja memberikan rasa sakit dan dapat mengganggu semua aktivitas kita sehari-harinya. Sebenarnya apa sih kram itu? Nah, kram itu merupakan sebuah penyakit yang terjadi akibat terlalu menekankan otot dan juga meletakkan otot di keadaan yang salah. Karena ketika kita menggunakan otot yang bisa kita kontrol seperti otot lengan dan kaki pada umumnya, otot sendiri akan melakukan suatu kontraksi dan relaksasi secara bergantian.

Banyak sekali gejala yang disebabkan karena adanya penyakit kram ini, semuanya bisa diatasi hanya dengan cara yang sangat mudah dan tidak terlalu membebankan juga. Berenang sendiri merupakan sebuah olahraga yang sering dilakukan banyak orang tentunya. Namun, sering juga orang melakukan teknik yang salah sehingga menyebabkan timbulnya penyakit kram pada saat melakukan berenang.

Untuk itu, sangat diperlukan bagi kita jika ingin melakukan olahraga renang bisa kita awali dengan sebuah pemanasan. Apa sih perlunya pemanasan itu? Pemanasan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rutinitas berenang atau olahraga lainnya. Tujuan pemanasan sendiri adalah untuk mendapatkan manfaat optimal seperti olahraga yang produktif, efisiensi gerakan tubuh saat bergerak dalam air, dan rekor waktu antar lap yang stabil.

Pemanasan ini merupakan suatu kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan. Karena apa? Pemasan sendiri memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk mengurangi sebuah risiko cedera otot saat melakukan olahraga.

Perlu Anda ketahui bahwa cidera yang disebabkan di dalam air memberikan dampak yang sangat besar daripada cidera di darat. Jika mengalami cidera atau kram di dalam air, maka akan tenggelam ke dalam kolam renang. Dan hal ini sangat membahayakan bagi orang yang melakukan olahraga di dalam air.

Sampai saat ini juga banyak yang mengalami hal seperti ini. Akibatnya, dia tenggak di dalam kolam renang. Perlu diingat bahwa hal ini juga tidak bisa disepelekan ataupun di pikirkan secara sembarangan. Untuk itu, perlu juga melakukan sebuah pemanasan ideal yang bisa dilakukan sebelum berenang.

Apa sih yang menyebabkan kram saat berenang?
1. Pengawalan kegiatan yang salah, sering juga meninggalkan rutinitas pemanasan yang bisa menyebabkan kram saat di air.
2. Teknik yang salah dan terlalu menekannya.
3. Kurangnya mineral dan asupan gizi yang cukup sebelum berolahraga.
4. Aturan yang ada pada teknik berenang disalah gunakan
5.  Lemahnya otot akibat kelelahan

Penyebab terjadinya kram hanya karena masalah sepele, tetapi juga memberikan dampak yang sangat besar nantinya. Hal lain dengan adanya masalah ini juga bisa diatasi dengan beberapa kegiatan sebagai berikut.

1. Melakukan sebuah pemanasan sebelum kegiatan
2. Makan dan minum dengan kecukupan gizi dan mineral yang pas
3. Sering berlatih agar teknik yang dikuasai bisa pas tanpa ada kesalahan posisi atau hal yang salah
4. Sebelum berolahraga, diusahakan istirahat yang cukup agar bisa meregangkan otot tetap rileks.

Bagaimana teknik pemanasan yang tepat agar tidak terjadi kram?
1. Lari/Loncat Kecil
Pemanasan pertama ini bisa dilakukan di tempat sebelum terjun ke dalam air.

2. Putar Lengan
Putar lengan ini bisa dilakukan dengan cara memposisikan kedua tangan merentang sejajar bahu dan digerakkan memutar secara bersamaan.

3. Shoulder Touch
Ini merupakan gerakan seperti dalam posisi jus uap, angkat tangan kanan dan sentuh bahu kiri ambil menyeimbangkan diri (tangan kiri tetap menopang tubuh di permukaan tanah). Kemudian, kembali ke posisi awal dan mengulangi gerakan untuk tangan kiri.

4. Bent Over Swings
Gerakan yang dilakukan adalah dengan cara jembak kedua kaki sejajar dengan bahu sambil merentangkan kedua lengan ke samping, dan juga sedikit bungkukkan tubuh Anda ke depan. Setelah itu, ayunkan tangan kiri menyentuh lutut kanan (pose x). Kemudian kembali ke posisi awal dan mengulangi lagi untuk tangan kiri dan gunakan kedua lengan secara bersamaan.

5. Putar Kaki
Gerakan ini bisa dimulai dari awal dengan cara angkat kaki ke depan dan putar searah jarum jam. Setelah itu, putar ke arah sebaliknya (ulangi untuk kaki kiri).

6. Cross Body Leg Swings
Hal ini bisa dilakukan dengan cara memposisikan tubuh Anda menghadap sebuah tembok. Kemudian berdiri tegap dan beri jarak antara tubuh Anda dan tembok dengan cara menempelkan kedua tangan teregang di permukaan tembok dalam posisi kaki sejajar bahu.

Setelah itu, ayunkan kaki kanan ke samping kiri setinggi mungkin. Dan kembali ke posisi awal dan lakukan kembali untuk kaki kiri. Perlu diingat juga bahwa selama melakukan pemanasan ini tidak boleh menegangkan tubuh bagian bawah Anda.

Melakukan gerakan peregangan otot di darat juga dapat meredahkan ketegangan, tetapi juga memiliki efek yang minim terhadap fleksibilitas tubuh secara keseluruhan. Setelah Anda menyelam ke dalam air, lakukan beberapa kali dayungan kaki ke dalam air untuk meregangkan kedua kaki Anda.

Adanya tambahan pemanasan di dalam air juga, energi yang digunakan juga lebih besar. Sehingga tubuh akan cepat mendingin di dalam air. Semakin besar gerakan artinya akan semakin banyak aliran darah yang dihasilkan nantinya. Dan juga semakin baik pula sirkulasi darah dalam tubuh Anda.

Dan jika semakin hangat dan waspada pada tubuh Anda, akan semakin baik energi dan nutrisi yang disalurkan ke seluruh tubuh untuk mendukung suatu kinerja otot.





Mengapa Kram Sering Menyerang Saat Berenang?